Di sebuah sekolah SMP swasta yang karena menggantung pada yayasan bonafit tidak mengherankan apabila grafik perkembangan muridnya setiap tahun pasti melonjak tajam. saat ini sekolah yang jam pelajarannya di bagi dua shift (pagi-siang) itu - pagi untuk kelas VIII dan IX, sedangkan siang untuk kelas VII- tercatat memiliki 1231 orang siswa dari berbagai daerah, jumlah yang sangat sulit ditemukan untuk ukuran sekolah swasta.
Tanggal 27 oktober 2011 di sekolah tersebut dilaksanakan acara pelantikan ketua OSIS yang tak kalah formalnya dengan pelantian pejabat tinggi negara. pelantikan itu dilaksanakan dalam bentuk apel, diikuti tak kurang dari 500 siswa (putra). ada acara penyerahan bendera sekolah dari mantan ketua pada ketua OSIS terpilih, bendera itu tak diberikan begitu saja, ada enam orang dari mantan pengurus dan pengurus baru berbaris tiga tiga, dua kelompok itu masing-masing berhadapan dengan jarak yang agak jauh, barisan mantan
ketua osis bersiap di sebelah barat halaman sekolah sedangkan barisan ketua osis terpilih berdiri di sisi timur halaman, baik ketua ataupun mantan ketua sama sama mengambil peran menjadi komando di barisannya masing- masing, setelah kedua barisan itu berjalan maju dan berhadap hadapan mantan ketua menyerahkan bendera itu pada ketua terpilih, sungguh hal itu menambah kesempurnaan formalnya acara.
Setelah serah terima jabatan ada pelantunan lagu Indonesia raya, andai saja pada saat itu cuaca tidak terlalu panas mungkin akan menambah kekhidmatan acara. sayangnya acara itu bersamaan dengan cuaca yang panas sehingga tanpa ada yang mengomando siswa yang semula berdiri rapi harus bergeser mencari tempat yang agak teduh. ada yang hanya mengangkat tas sekolahnya demi menaungi mukanya. tempat parkir pun yang sebelumnya dilarang ditempati penuh dengan siswa yang mencari tempat teduh. acarapun sedikit kurang khidmat. pidato awal jabatan ketua osis hanya didengarkan oleh sebagian siswa saja.
Sekolah itu adalah SMP Nurul Jadid, sekolah yang berdiri sejak 1970 itulah yang sedang mengadakan palantikan. acara tahunan itu tetap berlangsung sekalipun siswa sudah banyak yang kepanasan, dari panitia pun tak ada yang marah karena siswanya kurang tertib.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar